DiCemoro Lawang - Bromo, Anda dapat menemukan penginapan dengan harga Rp 75.000 - 150.000. Tarif ini cukup bersahabat untuk budget para backpacker. 4. Pertimbangkan untuk Menyewa Jeep Hal yang satu ini sangat penting bagi Anda yang pergi ke Bromo dengan menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi, baik motor atau mobil.
. foto by Semarang merupakan sebuah kabupaten sekaligus ibu kota kedua dari Jawa Tengah setelah Yogyakarta. Meski ketenaran Semarang tidak se- eksis Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja, dan Malang namun kota ini mempunyai kekayaan wisata beragam dan tak kalah menarik lho. Dari wisata alam, air, pegunungan, sejarah, keluarga, pemandian, religi, hingga kuliner. Kota lumpia ini juga memiliki aneka ragam kebudayaan yang merupakan percampuran antara budaya Eropa dan Asia Timur. Dengan potensi wisata yang sangat kaya rasanya sayang jika kota ini terlewat dari list tujuan liburan para traveler. Banyak yang bisa di explore dari kota ini dan akan menambah daftar panjang pengalaman trip mu keliling Indonesia. Sama seperti kota-kota di Jawa lainnya, living cost di Semarang juga cukup terjangkau dan murah, cocok untuk kantong para backpacker. Bisa dinikmati bareng temen, keluarga, maupun sendiri atau solo traveler. foto by Nah buat kalian yang tertarik untuk liburan ke Semarang dengan cara backpacking, sebelumnya simak dulu yuk tips backpacker ala kami ! 1. Membuat Itinerary❤️2. Naik Transportasi Ekonomi❤️3. Cari Penginapan Murah❤️4. Naik Transportasi Umum❤️5. Berkunjung Ke Tempat Wisata Murah❤️ 1. Membuat Itinerary❤️ foto by Sebelum memulai serangkain kegiatan liburan, sebaiknya susunlah terlebih dahulu sebuah itinerary. Itinerary adalah sebuah rencana liburan supaya dapat memudahkanmu dalam menjalani perjalanan wisata. Itinerary biasanya terdiri dari jadwal perjalanan, wisata tujuan, hingga estimasi budget yang dibutuhkan dari awal sampai akhir liburan. Gunanya agar liburanmu lebih terorganisir, sehingga waktunya lebih efektif dan efisien. 2. Naik Transportasi Ekonomi❤️ foto by Saat ini untuk bisa menuju ke Semarang akses dan transportasinya cukup mudah ditemui. Pilihan transportasinya macam-macam. Tapi jika berniat liburan ala backpacker, sebaiknya pilihlah transportasi paling ekonomis. Jika kamu berasal dari Jakarta atau kota-kota di Pulau Jawa, untuk sampai di Semarang sebaiknya naik kereta api kelas ekonomi menuju Stasiun Semarang Poncol. Walaupun kelas ekonomi tapi fasilitasnya cukup memadai kok, perjalananmu akan tetap nyaman sampai tujuan akhir. Dan lagi transportasi ini lebih terjangkau ketimbang naik Pesawat. 3. Cari Penginapan Murah❤️ foto by Tak hanya transportasi saja yang ekonomis, penginapan pun herus begitu juga. Mencari hotel maupun hostel murah di Semarang gampang kok. Kamu bisa akses di beberapa situs booking online penginapan seperti Airy Rooms, Pegipegi, Sebaiknya pesanlah penginapan dekat pusat kota dan terjangkau ke beberapa tempat wisata. Agar kamu tidak perlu menghabiskan banyak ongkos untuk naik transportasi umum. foto by 4. Naik Transportasi Umum❤️ foto by Saat akan keliling kota Semarang, ada baiknya jika kamu gunakan fasilitas transportasi umum. Selain lebih hemat, kamu dapat berinteraksi dengan warga lokal. Semarang memiliki pilihan moda transportasi umum cukup banyak, seperti bus Trans Semarang dan bus lokal yang melayani 15 rute ke berbagai daerah di seluruh kota Semarang. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai rute, jadwal, ataupun tiket, kamu bisa akses di website resmi yang tersedia. 5. Berkunjung Ke Tempat Wisata Murah❤️ foto by Wisata di Semarang ngga kalah kece lho dari Bromo Milky Way, Blue Fire nya Kawah Ijen Banyuwangi, serta pulau-pulau di Karimunjawa, yang pemandangannya kayak di luar negeri. Semarang juga punya Brown Canyon loh, wisata ini belakangan ini lagi hits karena mirip dengan Grand Canyon di Amerika Serikat. foto by Selain Brown Canyon, masih banyak lagi wisata murah meriah dan gratis yang bisa kamu kunjungi di Semarang, seperti Lawang Sewu, Kota Lama, Masjid Agung, Kawasan Simpang Lima, Wisata Bandungan, dan berbagai museum bersejarah. Harga tiket masuknya mulai dari gratis sampai dibawah 10ribu. foto by Itulah beberapa tips backpacker-an ke Kota Semarang yang murah dan hemat. Jika kamu berencana berlibur di tahun 2023 ini pilihlah waktu low season. Semoga tips tadi efektif dalam menjaga kantongmu agar tidak jebol ya ! Selamat berlibur ! David yang kini berusia 25 tahun sudah tertarik dengan menulis sejak masuk salah satu Universitas di Yogyakarta. Kini David bekerja di salah satu Penerbit Buku di Jogja. Di luar kerja, David lebih memilih menghabiskan waktu produktif menulis di dan
Semarang - Berakhir pekan di Semarang bisa menjadi pilihan traveler saat ini. Habis uang berapa ya kira-kira?Buat teman-teman backpacker dari Jakarta dan sekitarnya yang hanya mempunyai waktu libur dua hari, namun ingin ng-trip yang lumayan jauh dari ibu kota Semarang bisa menjadi pilihan. Bujetnya tidak tinggi-tinggi dimulai dari Stasiun Senen, Jakarta Pusat, dengan menggunakan KA Dharmawangsa Rp. Kebetulan pagi itu baru di dirilis oleh PT. Kereta Api Indonesia KAI, dan berakhir di Stasiun Tawang Semarang sekitar pukul Sesampainya di Semarang, saya langsung menuju penginapan yang sebelumnya sudah di-booking. Saya membayar Rp. per malam. Letaknya tidak jauh dari Stasiun Tawang, sekitar 100 membersihkan diri sebentar, saya segera keluar mencari makan disekitaran penginapan. Terdapat sebuah warung Nasi Goreng Babat Gongso Pak Taman -kalau tidak salah namanya-. Nasi gongso itu dihargai Rp Rp. Warung nasi itu berada di sekitaran Kota Lama ya, penginapan saya terletak diantara Stasiun Semarang Tawang dan Kota Lama. Jadi, tinggal jalan kaki saja untuk berkeliling Kota Semarang Klenteng Sam Poo Khong Foto Dika Nuangsa/d'TravelerSetelah perut kenyang, saya memutuskan untuk kembali ke penginapan kemudian beristirahat. Niat hati cuma sekedar tidur-tiduran sambil browsing tempat wisata di Semarang, saya akhirnya ketiduran dan baru bangun sekitar jam WIIB. Langsung saja saya bergegas ke arah Kota Lama untuk mencari spot foto malam sekaligus mengisi perut malam di Kota Lama Semarang malam hari itu tidak begitu ramai karena memang bukan saat weekend, hanya ada beberapa grup muda-mudi berkumpul sambil berselfie ria dengan gedung-gedung tua sebagai latar utama saya keluar malam itu tidak lain adalah untuk mencari makan malam, atau minimal minimarket. Tapi di luar dugaan saya, tidak ada satupun minimarket yang masih buka ataupun sekedar tukang bakso yang mangkal. Apa mungkin saya kurang jauh muternya ya?Oke, saya memutuskan untuk keluar lebih jauh lagi ke arah Simpang Lima Semarang dengan menggunakan motor rental Rp. yang sedari sore sudah kawasan Simpang Lima Semarang saya langsung memarkirkan motor di deretan warung-warung makanan yang memang berjejer disana. Pilihan perut saya jatuh ke bakmi jawa goreng -/+Rp. Setelah perut kenyang saya sedikit memutar ke arah ikon kota Semarang Lawang mengambil gambar dari luar area gedung karena memang tidak buka sampai larut malam, saya langsung kembali pulang ke penginapan untuk paginya sekitar pukul saya checkout dari penginapan. Ya, saya hanya numpang mandi dan tidur semalam dalam berakhir pekan di Semarang Masjid Agung Foto Dika Nuangsa/d'TravelerSetelah itu, saya memulai petualangan saya di Semarang dengan motor sewaan. Saya sama sekali belum memiliki referensi tempat apa saja yang akan saya kunjungi hari itu, ditambah lagi dikejar jadwal kereta pulang ke Jakarta selepas saya singgah di restoran ayam 24 jam untuk sarapan -/+ Rp. sambil memanfaatkan wifi gratis untuk searching apa saja objek wisata di Semarang yang kira-kira bisa saya eksplorasi sekitar 6 jam ke Setelah dapat referensi dari beberapa sumber, tujuan pertama saya adalah kawasan Candi Gedong kata, Alhamdulillah bermodal GPS smartphone dan sesekali bertanya warga sekitar akhirnya saya sampai di kawasan wisata Candi Gedong Songo -/+ Rp. yang ternyata terletak di atas perbukitan. Artinya, saya harus treking beberapa ratus meter dari parkiran motor. Hmm... cukup melelahkan namun semua itu dibayar lunas oleh pemandangan yang disajikan di candi, ada juga tempat pemandian air panas alami dan kita bisa menyewa kuda untuk membantu kita mengelilingi area candi satu setengah jam saya menikmati kawasan Candi Gedong Songo, saya kembali mengarahkan motor ke tujuan berikutnya, Klenteng Sam Poo Kong -/+ Rp. 7000, ada juga tiket terusan yang bisa masuk ke area dalam Klenteng yang berjarak sekitar 1 jam lebih sedikit. Saya hanya mengambil beberapa spot foto di lapangan tengah, karena saya memang tidak membeli tiket terusan yang bisa bebas explore area mau banyak membuang waktu yang semakin mepet, saya kembali mengarahkan sepeda motor ke tujuan berikutnya, Masjid Agung Jawa Tengah parkir -/+ Rp. 3000. Tepat waktu sholat Ashar saya sampai di sana, benar-benar masjid yang khas dengan payung lipat raksasa hidroliknya seperti Masjid Nabawi di yang saya dapat, payung raksasa tersebut baru dibuka pada waktu Sholat Jumat ataupun Sholat Hari Raya saja. Di sana juga ada sebuah menara yang menjulang tinggi dan bisa dinaiki untuk sekedar melihat sekeliling kota Semarang dari pukul saya bergegas ke tujuan selanjutnya sekaligus terakhir, Lawang Sewu -/+ Rp. yang malam sebelumnya saya belum sempat mampir ke sana. Situasi sewaktu saya sampai di sana tidak begitu ramai, hanya ada beberapa pengunjung dan ada satu grup yang sedang mengadakan pengambilan gambar untuk shooting film, Sewu Semarang Foto PT Kereta API WisataDan, akhirnya dengan berat hati saya harus kembali ke Jakarta, saya tiba di stasiun Semarang Tawang sekitar pukul setengah 6 sore. Alhamdulillah masih sempat mengisi perut dengan seporsi nasi goreng -/+ Rp. di salah satu resto area Matarmaja Rp. tujuan Pasar Senen membawa saya kembali ke Jakarta untuk kembali ke realita hidup yang sebenarnya. Tidak lupa saya sempatkan untuk membeli oleh-oleh di toko yang berjejer di dalam stasiun untuk keluarga dan kerabat di rumah. Seperti itulah kira-kira pengalaman saya backpacker-an Jakarta Semarang PP hanya dalam dua hari. Sampai jumpa di perjalanan 2 hari satu malam di Semarang TransportasiKereta Jakarta-Semarang KA Dharmawangsa Rp Semarang-Jakarta KA Matarmaja Rp Sewa motor Rp Rp Goreng Babat Gongso Pak Taman Rp Rp goreng Rp wisataTiket masuk Candi Gedung Songo Rp masuk Klenteng Sam Poo Khong Rp masuk Lawang Sewu Rp Masjid Agung Rp Rp masih pikir-pikir buat berakhir pekan di Semarang?***Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Dyka Nuangsa, dan sudah tayang di d'Travelers Stories. Simak Video "Lawang Sewu, Ikon Kota Semarang yang Memiliki Banyak Cerita Mistis" [GambasVideo 20detik] fem/fem
backpacker ke bromo dari semarang