Tawadhudapat diartikan sebagai sebuah tindakan yang percaya diri, optimis, berani, serta tidak merasa diri kita lebih baik dari orang lain sekalipun memiliki banyak kelebihan. Sikap tawadhu atau rendah hati selalu dianjurkan untuk dimiliki setiap muslim. Seseorang yang senantiasa menjalankan perilaku ini secara lahir batin, akan diangkat Mengurangisifat membandingkan diri dengan orang lain. Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain, meskipun seperti refleks dan naluriah tapi kita tidak boleh membiarkannya mendikte hidup. Tips berikut dapat membantu mengurangi membandingkan diri dengan orang lain: 1. Sadari dan hindari pemicunya JANGANMERASA DIRI BAIK. Jangan merasa diri kita " Baik " walaupun kita solat cukup 5 waktu serta tepat pada waktunya. Jangan merasa diri kita " Baik " walaupun kita bersedekah setiap hari malah lebih banyak nilai disedekahkan. Jangan merasa diri kita " Baik " walaupun hari hari kita nasihat dan tegur orang lain yang berbuat silap. Merasadiri lebih baik berpotensi melalaikan kita dari dosa-dosa dan aib diri sendiri Ketika kita merasa lebih baik, artinya kita membandingkan diri dengan orang lain dan kemudian merasa 'aman' karena menganggap amalan kitalah yang lebih banyak atau dosa kita lebih sedikit. 1 "Terlalu sombong untuk berpikir kamu tidak membutuhkan teman, terlalu naif untuk berpikir semua orang adalah temanmu." 2. "Kelebihan dan keahlianmu tidak ada artinya jika sifatmu sombong seperti itu." 3. "Hal yang paling sulit dalam kehidupan ini bukan untuk melampaui orang lain, tapi melampaui ego dan diri sendiri." 4. Kebanyakanorang menunggu krisis baru mau berubah, sedangkan orang sukses berubah ke arah yang lebih baik karena punya kesadaran diri. (Anonim) Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang Allah berikan kepadamu untuk memperbaiki diri. Selalu berjanji kepada diri sendiri, bahwa hari ini lebih baik dibandingkan kemarin. Begitu juga besok dan lusa. (Anonim) .

jangan merasa diri lebih baik dari orang lain